Selasa, 26 April 2016

Instalasi dan Konfigurasi Virtual Host di Ubuntu

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam IT..!!! 
saya akan menjelaskan tentang Virtual Host pada Ubuntu yaa...
cikibrot saja.. :D

Bab IV  Virtual Host 

       4.1.   Pengertian

Virtual host adalah anda bisa masuk pada suatu IP tanpa menuliskan IP nya,anda hanya perlu menuliskan SubDomain IP tersebut yang telah di tambahkan dan anda bisa menambahkan lebih dari satu SubDomain sehingga dapat menghemat IP.Contoh SubDomain : mail.yahoo.com, mail.google.com.

      4.2.   Cara kerja

Cara kerja : Shared Hosting, ini biasanya harganya murah. Karena satu server bisa dihuni beberapa website VPS / Cloud Hosting. Lumayan mahal karena satu server virtual di huni oleh satu orang pemilik web. Dedicated Server, kalau ini sekelas perusahaan besar. Harganya jelas mahal. Sesuai namanya, ini satu hardware (seperangkat komputer server yang dijadikan server). Nah kalau diruntut dari level di atas, dapat saya gambarkan. Kalau kita punya Dedicated server, kita bisa membuat beberapa mesin VPS di dalam server kita. Nah, dalam setiap VPS itu, masih bisa dibagi bagi lagi sehingga menjadi shared hosting. Nah, shared hosting itu sangat berhubungan erat dengan virtual host di web server, seperti apache2.

        4.3.   Instalasi

            Instalasi Paket
“ apt-get install apache2 “
“ apt-get install php5 “
“ apt-get install mysql-server “
            “ apt-get install php5-mysql “

       4.4.   Konfigurasi

  4.4.1.     Konfigurasi DNS Server
Buat subdomain berikut :
-          Subdomain departemen marketing : marketing.[nama_anda].com
Contoh : marketing.ilj.com
-          Subdomain departemen IT : it.[nama_anda].com
Contoh : it.ilj.com
  4.4.2.   Konfigurasi virtual host pada web server apache
1. Tambahkan konfigurasi berikut pada /etc/apache2/sites-enabled/000-default.conf
<VirtualHost *:80>
ServerName marketing.[nama_anda].com
ServerAdmin admin@[nama_anda].com
DocumentRoot /var/www/marketing
</VirtualHost>
<Directory "/var/www/marketing">
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews ExecCGI
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
<VirtualHost *:80>
ServerName it.[nama_anda].com
ServerAdmin admin@[nama_anda].com
DocumentRoot /var/www/it
</VirtualHost>
<Directory "/var/www/it">
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews ExecCGI
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from 192.168.100.89
Allow from 10.10.10.0/24
</Directory>
1.      Buat direktori marketing dan it pada /var/www
“ mkdir /var/www/marketing “
“ mkdir /var/www/it”
2.      Pada direktori “/var/www/marketing“, buat file “index.php” dengan isi sebagi berikut :
<html>
<body>
<h1>Webnya punya marketing</h1>
</body>
</html>
3.      Pada direktori /var/www/it , buat file “index.php” dengan isi sebagi berikut :
<html>
<body>
<h1>Webnya poenya divisi IT</h1>
</body>
</html>
     4.4.3.    Restart paket apache2
“Service apache2 restart”

          4.5.   Studi Kasus


          1.      Konfigurasi klien web server dengan IP Address 192.168.100.89/24. Gunakan browser untuk    mengakses marketing.[nama_anda].com dan it.[nama_anda].com
          2.       Konfigurasi klien web server dengan IP Address 192. 168.100.89/24. Gunakan browser untuk mengakses marketing.[nama_anda].com dan it.[nama_anda].com

Instalasi dan Konigurasi Proxy pada Ubuntu

Assalamualaikum Wr.Wb
saya akan menjelaskan tentang Proxy

Bab III Proxy 

3.1  Pengertian

      Proxy adalah server yang menyediakan suatu layanan untuk meneruskan setiap permintaan user kepada server lain yang terdapat di internet. Atau definisi proxy server yang lainnya yaitu suatu server atau program komputer yang mempunyai peran sebagai penghubung antara suatu komputer dengan internet.

3.2  Cara kerja

        Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy server dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya. Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP (Internet Protocol) address. Jika permintaan itu divalidasi oleh fiternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambung ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk clientnya.

3.3  Instalasi

Instal Paket Squid 3
“Apt-get install squid3”

3.4  Konfigurasi

3.1.1   Konfigurasi 1
3.1.1.1  Edit File pada “ /etc/squid3/squid.conf “
Ubah :
http_access deny all
Menjadi :
http_access allow all


3.1.1.2  Restart paket squid3
“ service squid3 restart “

3.1.2   Konfigurasi II
3.1.2.1  Edit “/etc/squid3/squid.conf “
Tambahkan beberapa konfigurasi sehingga terlihat seperti dibawah
acl bloksitus url_regex -i "/etc/squid3/urlblok.txt"
http_access deny bloksitus

http_access allow all


3.1.2.2  File urlblok
Buat file 
“ /etc/squid3/urlblok.txt “
Kemudian isi dengan :
face detik

3.1.2.3  Restart paket squid3
“ service squid3 restart “

3.1.3  Konfigurasi III
3.1.3.1  Edit file “ /etc/squid3/squid.conf “
Tambahkan beberapa konfigurasi sehingga terlihat seperti dibawah:
auth_param basic program /usr/lib/squid3/basic_ncsa_auth /etc/squid3/users acl otentikasi proxy_auth REQUIRED
http_access deny !otentikasi

acl bloksitus url_regex -i "/etc/squid3/urlblok.txt" http_access deny bloksitus
http_access allow all

3.1.3.2  Buat user proxy
root@ubuntu:~# htpasswd -c /etc/squid3/users [nama_anda]
New password:
Re-type new password:
Adding password for user [nama_anda]


Contoh:


3.1.3.3  Ubah permission file user
root@ubuntu:~#chmod o+r /etc/squid3/users

3.1.3.4  Restart paket squid3
“ sevice squid3 restart “

3.5  Studi kasus


1) Konfigurasi browser client agar menggunakan alamat proxy 192.168.100.89:3128 Contoh di browser mozilla firefox :




2) Akses www.google.com, www.facebook.com dan www.detik.com. Apa yang terjadi ? 

Instalasi dan Konfigurasi DHCP server pada Ubuntu

Assalamualaikum, Wr.Wb
saya disini akan menjelaskan DHCP server pada ubuntu.

Bab II DHCP


2.1  Pengertian
DHCP adalah DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
2.2  Cara kerja

        DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri) 
1. IP Least Request
Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).

2. IP Least Offer
DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai nomor IP, memberikan penawaran ke client
tersebut.

3. IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP Server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server

4. IP Lease Acknowledge
DHCP Server yang menang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi nomor IP dan informasi lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.
2.3 Instalasi
Langkah Penyelesaian
1.      Instal DHCP
“ apt-get install isc-dhcp-server “





2.4 Konfigurasi

2.4.1.              Konfigurasi interface yang digunakan pada layanan DHCP.
                       Edit pada file “ /etc/default/isc-dhcp-server “
Contoh:



2.4.2.              Konfigurasi parameter layanan DHCP
Edit pada file “ /etc/dhcp/dhcp.conf “
Contoh: 


2.4.3.                   Kemudian restart service DHCP
“ service isc-dhcp-server “

2.5  Studi Kasus

1) Gunakan komputer untuk bertindak sebagai DHCP client.

2) Parameter apa sajakah yang didapat oleh Client dari Server DHCP?

Senin, 25 April 2016

Instalasi dan Konfigurasi DNS pada Ubuntu

Assalamualaikum Wr.Wb
pada kali ini saya akan menjelaskan tentang DNS. 


Bab 1 DNS

1.1 Pengertian

DNS  adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

1.2 Cara Kerja

Cara kerja DNS :Untuk menjalankan tugasnya, server DNS memerlukan program client yang bernama resolver untuk menghubungkan setiap komputer user dengan server DNS.Program resolver yang dimaksud adalah web browser dan mail client. Jadi untuk terhubung ke server DNS, kita perlu menginstall web browser atau mail client pada komputer kita.

1.3 Instalasi
Langkah Penyelesaian
1.                  Instal BIND
       “ apt-get install bind9 ”





1.4 Konfigurasi
1.4.1        Konfigurasi IP address menjadi 192.168.100.89
Ubah konfiguasi pada file “ /etc/network/interfaces “

 
1.4.2        Konfigurasi pada file “ /etc/bind/named.conf.default-zones “

zone "[nama_anda].com"
{ type master;
  file "/etc/bind/db.[nama_anda]";
};

zone "100.168.192.in-addr.arpa"
   { type master;
     file "/etc/bind/db.192";
};

Contoh Konfigurasi:


1.4.3         Konfigurasi pada file “ /etc/bind/db.[nama anda] “
$  TTL 604800
@  IN   SOA   ns.[nama_anda].com. root.[nama_anda].com. (

                        1           ; Serial
604800      ; Refresh
86400       ; Retry
2419200     ; Expire
604800 )     ; Negative Cache TT
   @                   IN    NS          ns.[nama_anda].com.
   ns                   IN    A            192.168.100.89
   www              IN    A           192.168.100.89    
   marketing     IN    A            192.168.100.89
  it                    IN    A            192.168.100.89
   operasional  IN    A            192.168.100.89

     Contoh:



1.4.4          Konfigurasi pada file “ /etc/bind/db.192  “

 $ TTL 604800
@  IN   SOA  ns.[nama_anda].com. root. nama_anda].com. (

               2                 ; Serial
604800            ; Refresh
86400             ; Retry
2419200           ; Expire
604800 )           ; Negative Cache TTL
@     IN     NS          ns.
89    IN     PTR        ns.[nama_anda].com.
89    IN     PTR        www.[nama_anda].com.
89    IN     PTR         marketing.[nama_anda].com.
89    IN     PTR         it.[nama_anda].com.
89    IN    PTR        operasioal.[nama_anda].com.

Contoh:



1.4.5          Kemudian cek konfigurasi  dengan perintah berikut:
Pertama kita harus masuk kedalam direktori bind
        Contoh: cd /etc/bind/
       
1.4.6          Kemudian konfigurasi selanjutnya:
-          named-checkconf
Contoh:

-          named-checkzone db.[nama anda] db.192
Contoh:


-          Kemudian aktifkan layanan DNS server berbasis  Bind9
Contoh:


1.4.6      Kemudian  rubah konfigurasi pada file “ /etc/reslov.conf “

nameserver 192.168.100.89




1.5 Studi Kasus

     1.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
      nslookup [nama_anda].com
2.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
 nslookup www.[nama_anda].com
3.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
nslookup marketing.[nama_anda].com
4.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
nslookup it.[nama_anda].com
5.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
 nslookup operasional.[nama_anda].com
6.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
 ping [nama_anda].com
7.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
ping www.[nama_anda].com
8.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
ping marketing.[nama_anda].com
9.      Pada sisi client lakukan perintah berikut :
ping it.[nama_anda].com 
    10.  Pada sisi client lakukan perintah berikut :
ping operasional.[nama_anda].com